Ilmu Hanya Untuk Hati Yang Suci
<p data-start="143" data-end="330"><em data-start="143" data-end="330">"Barangsiapa yang mensucikan hatinya, maka ilmu akan menetap di dalamnya. Dan barangsiapa yang tidak mengangkat noda-noda najis dari dalamnya, maka ilmu akan pergi dan meninggalkannya."</em></p>
<p data-start="332" data-end="525">Sahl bin Abdillah <i>rahimahullah </i>berkata:<br data-start="371" data-end="374">
<em data-start="374" data-end="490">"Haram terhadap hati untuk dimasuki cahaya (ilmu) sementara di dalamnya terdapat sesuatu yang Allah ta’ala benci."</em><br data-start="490" data-end="493">
<em data-start="493" data-end="525">Allahumma thahhir qulubana...!</em></p>
<p data-start="527" data-end="615"><span data-start="527" data-end="615">(Disarikan dari kitab </span><em data-start="527" data-end="615">Syarh Ta’zhim al-‘Ilm, oleh Syekh Shaleh bin Abdullah al-Usaimy)</em></p>
Komentar
Login untuk menulis komentar.